Category Archives: Organisasi

Industri Wisata Minat Khusus Bersiap Sambut Pembukaan Kembali Destinasi Selam

Press Release

Untuk Segera Diterbitkan

PUWSI gelar Musyawarah Nasional III di Jakarta

JAKARTA, 29 Oktober 2021 – Pelaku industri wisata minat khusus (selam) bersiap menyambut pembukaan kembali destinasi setelah lebih dari 20 bulan mengalami dormansi akibat pandemi. Harapan berkembang seiring dengan penanganan pandemi yang sudah terkendali, terbukti dengan sinyal pemerintah yang akan membuka kembali layanan wisata selam dan menerima kunjungan turis asing.

Sebagai bentuk kesiapan industri, Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Usaha Wisata Selam Indonesia (PUWSI) akan melakukan koordinasi nasional dengan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III yang akan diselenggarakan pada 3 November 2021. Pada Munas ini, akan mengundang seluruh anggota untuk melaksanakan kewajiban organisasi berupa evaluasi kepengurusan dan konsolidasi sinergitas antarpelaku industri wisata selam di era new normal.

“Banyak hal telah terjadi selama pandemi yang berpengaruh berat bagi kelangsungan industri wisata selam. Mulai dari penutupan destinasi, cashflow nol, hingga pemutusan hubungan kerja. Kini, melalui Munas, kita harapkan selain untuk menjalankan kewajiban AD/ART organisasi, juga untuk menguatkan sinergi antaranggota PUWSI dalam menyongsong era baru wisata selam yang lebih bertanggung jawab,” ujar Ricky Soerapoetra, Ketua Umum PUWSI 2018-2021.  

Munas dijadwalkan akan dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga M. Uno dan mendapatkan dukungan sepenuhnya oleh jajaran kementerian terkait. Munas akan diadakan secara hybrid dengan pertemuan tatap muka secara terbatas sesuai dengan ketentuan Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE) di Hotel Harris fX Sudirman Jakarta Pusat serta pertemuan online untuk mengakomodasi anggota perkumpulan di berbagai daerah.

Ricky menambahkan ekowisata akan semakin diminati paska pandemi karena semua wisatawan kini ingin lebih dekat dengan alam. Ini harapan baru, lanjutnya, sekaligus tantangan baru. “Kita juga perlu sharing apa saja yang telah kita lalui selama pandemi. Dan kira-kira rekomendasi apa yang perlu kita usulkan kepada pemerintah untuk perbaikan ke depan nanti.”

Saat ini mayoritas pelaku usaha wisata selam yang menjadi anggota PUWSI juga telah mendapatkan sertifikat CHSE yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sehingga dinilai telah mampu menjalankan kembali usahanya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

Meski asosiasi ini baru berusia 6 tahun, jumlah keanggotaan PUWSI terus bertambah. Hal ini menandakan industri wisata selam di Indonesia terus berkembang, baik berupa pembukaan dive center baru, resort baru, penemuan situs selam baru, serta jumlah penyelam yang terus bertambah. Hal itu didukung karena Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar kedua di dunia, dengan ribuan titik selam yang menarik dan tidak ditemukan di destinasi-destinasi selam lain. Sehingga usaha wisata selam merupakan usaha yang prospektif dan sangat menguntungkan.

“Mewakili asosiasi, selama pandemi ini kami juga mengapresiasi sekali berbagai program pemerintah yang melibatkan kalangan industri wisata selam dan memberikan bantuan bagi pelaku usaha selam. Seperti proyek ICRG (Indonesia Coral Reef Garden) di Bali yang melibatkan ribuan penyelam. Itu sangat membantu pendapatan pekerja wisata selam di masa sulit. Juga berbagai program lain di berbagai destinasi selam lain seperti sertifikasi pemandu selam, konservasi manggrove, dan donasi bagi pekerja selam selama pandemi, serta lain-lain yang juga melibatkan banyak penyelam.”

Selama mempimpin kepengurusan periode 2018-2021, Ricky dibantu Aria Anugraha sebagai Sekretaris Jenderal, Salma Nurhayati sebagai Bendahara, Alvin Arselan (Ketua Bidang Standarisasi), Andi Makmur Ajie Panangian (Ketua Bidang Usaha), M. Rizky Rahmani (Ketua Bidang Hukum), Rani Bustar (Ketua Bidang Lingkungan), Darmawan A. Mukharor (Ketua Bidang Litbang), Yudha Ananda (Ketua Bidang Humas) dan Victor DP (Humas dan Sekreatariatan).

Seluruh pengurus dan anggota PUWSI adalah pemilik badan usaha wisata selam yang saat ini tersebar di seluruh Indonesia, dari Kepulauan Riau hingga ke Papua Barat.

Munas mengusung tema “Bangkit Bersama untuk Maju Lebih Kuat” sebagai bentuk membangun semangat bagi pelaku usaha wisata selam yang terpukul keras akibat pandemi. Tercatat kinerja usaha wisata selam langsung terpukul 66% pada April 2020 dengan kerugian mencapai 75,8 miliar dalam waktu 3 bulan sejak pandemi merebak di awal tahun 2020. (**)

Informasi Lebih Lanjut:

Ricky Soerapoetra

Ketua Umum PUWSI 2018-2021

Telepon 0812 7411 2888

Tentang Perkumpulan Usaha Wisata Selam Indonesia (PUWSI)

PUWSI merupakan wadah para pelaku industri wisata selam di Indonesia. Didirikan pada 2015 dengan cita-cita untuk melindungi kepentingan para pelaku usaha wisata selam di Indonesia, wadah untuk turut memberikan solusi dalam permasalahan industri wisata selam, dan untuk menjembatani pelaku usaha wisata selam dengan pemerintah. Untuk mendapatkan informasi publik silahkan mengunjungi situs resmi organisasi di https://puwsi.org/ 

LAPORAN SURVEY 2018

#tolok ukur dari MUNAS II 2018

#Bagaimana MUNAS III 2021 …..?

Laporan Survei Perkumpulan Usaha Wisata Selam (PUWSI) September 2018 1. Gambaran Umum

Perkumpulan Usaha Wisata Selam Indonesia (PUWSI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 pada tanggal 5 September 2018, di Hotel Cemara, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan ini pihak panitia melakukan survei kepada peserta Munas yang terdiri dari kalangan pelaku usaha wisata selam. Survei dilakukan untuk memahami kondisi usaha wisata selam di Indonesia dari segi potensi pasar, tingkat persaingan dan daya saing usaha, kemitraan, loyalitas pelanggan, kepedulian lingkungan, hingga peran pemerintah terhadap pengembangan industri wisata selam. Selain menjadi ajang pelaksanaan survei, Munas ke-2 PUWSI juga diselenggarakan untuk membahas program kerja organisasi, mendiskusikan rekomendasi kebijakan nasional untuk pengembangan pariwisata selam, serta memilih Ketua Umum PUWSI periode 2018 – 2021.

MUNAS PUWSI III 2021

REGISTRASI MUNAS PUWSI 2021 & PENDAFTARAN BALON

https://bit.ly/3BrjqDB

Salam,

“BANGKIT BERSAMA UNTUK MAJU LEBIH KUAT”

Perkumpulan Usaha Wisata Selam Indonesia (PUWSI) mengundang seluruh anggota untuk mendukung Musyawarah Nasional 2021 yang akan diselenggarakan pada :

Hari, Tanggal : Rabu, 3 November 2021
Offline : Hotel Harris fX Jakarta (terbatas untuk 25 orang) *
Online : link ZOOM menyusul

Kembali daftarkan diri anda untuk mewakili badan usaha wisata selam dalam mendukung Musyawarah Nasional PUWSI 2021 demi kemajuan organisasi untuk kepentingan kita bersama.

Kami juga meminta bantuan seluruh anggota perkumpulan untuk kembali dapat mengusung bakal calon Ketua Umum Pengurus PUWSI periode berikutnya, mengingat terjadi kendala teknis yang menyebabkan penjaringan data sebelumnya sudah tidak dapat ditarik kembali karena pergantian panitia pelaksana kegiatan (organizing commitee/OC).

Form dan pengajuan nama balon kami tunggu sampai dengan : 1 November 2021.

Salam dan Tetap Semangat,
Panitia Munas PUWSI 2021

  • Penyelenggaraan MUNAS PUWSI 2021 mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Namun mengingat ketentuan protokol kesehatan dan CHSE, pertemuan offline hanya dapat dihadiri oleh maksimum 25 orang yaitu pengurus, pengawas dan majelis sidang.