Tag Archives: convid-19

Belajar Menyelam (Scuba Diving) Dari Rumah?

Menyelam identik dengan air. Tapi bagi Anda yang belum pernah menjajal betapa menyenangkannya dengan alat scuba, maka sekarang adalah saat yang tepat. Karena belajar menyelam sekarang bisa dilakukan di mana saja. Bahkan, tanpa air!

Indonesia adalah salah satu Negara tujuan wisata selam dunia. Dari Sabang sampai Merauke, bawah laut Indonesia menampilkan keanekaragaman hayati dan terumbu karang beraneka warna. Ribuan jenis ikan dan biota laut, dari yang hanya seujung jari hingga sebesar truk pun ada. Indonesia bahkan menjadi bagian dari jantung karang dunia (coral triangle). Nah, untuk menikmati itu semua salah satunya adalah dengan scuba diving.

Scuba diving atau menyelam dengan alat scuba adalah aktivitas ekstrim yang hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah menempuh kursus menyelam secara khusus dan mengantongi sertifikasi dari agensi penyelaman yang diakui secara internasional dan sesuai dengan standar dunia.

Lalu, belajar menyelam tanpa air bagaimana bisa? Teknologi menjawabnya. Dengan merebaknya virus COVID-19 di seluruh dunia yang berpotensi mengubah tatanan kehidupan manusia, teknologi menyelamatkan aktivitas manusia yang terganggu. Salah satunya, fasilitas belajar menyelam secara daring yang dapat dilakukan di mana saja, termasuk di rumah Anda sendiri.

Memulai kursus

Secara umum pada kondisi normal, kursus scuba diving meliputi 3 tahap, yaitu teori atau kelas, praktek di kolam renang, dan uji praktek di laut terbuka. Tahap pertama, pembelajaran teori berisi tentang pengetahuan secara khusus tentang penggunaan teknis alat scuba, teknik penyelaman dan kimia diving. Menyelam dengan scuba maupun perangkat lainnya berpotensi menimbulkan risiko-risiko khusus. Karena itu seorang diver harus memiliki pengetahuan khusus tentang kegiatan yang dilakukannya. Misalnya, efek tekanan yang bertambah 1 atm per 10 meter, pengaruh nitrogen terhadap tubuh, dan sebagainya.

Kedua, praktek di kolam renang atau confine water. Kegiatan di kolam renang ini dilakukan agar setiap diver dapat mempraktekkan secara langsung semua SOP dari teori yang telah dipelajari sebelum melakukan kegiatan sebenarnya di laut terbuka. Ketiga, adalah melakukan uji kegiatan di laut terbuka. Jika dapat melalui seluruh tahapan ini, maka seorang murid kursus diver akan mendapatkan sertifikasi. Dengan license ini, seseorang sudah dianggap mampu mengikuti kegiatan ekstrim scuba diving.

Dalam kondisi saat kita semua hanya bisa berdiam di rumah, dengan bantuan teknologi internet dan perangkat daring, kursus scuba diving dapat tetap dilakukan. Hampir seluruh agensi yang dapat mengeluarkan sertifikasi menyelam telah mengeluarkan fasilitas kursus secara daring, baik dari level pemula sampai dengan level professional.

Bahkan kemajuan teknologi saat ini, kegiatan kelas dan teori dapat dilakukan secara daring sepenuhnya. Beberapa materi kursus diving juga didesain secara khusus atau disebut juga kursus “kering”, misalnya kelas Nitrox dan Science of Diving. Dengan cara ini, peserta dapat menyelesaikan sertifikasinya tanpa melalui tahap diving di laut terbuka dan atau kolam renang.

Konten digital

Menyikapi perubahan sosial di masyarakat yang kini dihimbau agar dilakukan social distancing, sejumlah agensi diving bahkan telah mencanangkan materi kelas atau teori wajib dilakukan secara daring. Tetap dengan asisten instrukturnya, siswa harus masuk ke laman atau aplikasi mobile untuk dapat mengakses materi-materi teori kursus. Materi kursus berisi modul berupa video, audio, dan text atau tulisan, untuk menggantikan kursus sebelumnya yang dilakukan secara tatap muka antara siswa dan instrukturnya. Agensi tidak lagi menyediakan buku dan menggantinya dengan konten digital.

Komunikasi antara siswa dan instruktur tetap dapat terjadi. Sejumlah platform komunikasi daring saat ini sudah banyak tersedia, baik conference call, video call, bahkan meeting online pun sudah dapat dilakukan untuk menggantikan tatap muka secara fisik. Komunikasi antara siswa dan instruktur tetap harus terjadi setelah siswa belajar secara daring mandiri sebelum dilanjutkan praktek di kolam renang jika situasi memang sudah memungkinkan.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengisi waktu di rumah saat ini dengan mengikuti kursus scuba diving secara daring, dapat mendaftarkan diri langsung ke Dive Center atau instruktur scuba diving. Pilihlah Dive Center yang berafiliasi dengan agensi yang telah memiliki kualifikasi yang baik dan sudah memenuhi standard internasional (ISO) dan standar dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Perkumpulan Usaha Wisata Selam Indonesia (PUWSI) dapat menjadi referensi bagi Anda untuk memilih tempat kursus yang baik. Saat ini PUWSI memiliki 82 anggota pelaku usaha (Dive Center) yang tersebar di seluruh Indonesia. Seluruh sertifikasi diving yang dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan yang telah menjadi anggota PUWSI ini adalah sertifikasi Internasional yang dapat diterima di seluruh dunia dengan standar yang tinggi.

Nah, menarik bukan? Di saat Anda memiliki banyak waktu di rumah seperti saat ini, Anda dapat menambah keahlian khusus seperti menyelam. Sehingga pada saatnya nanti wabah COVID-19 mereda dan Anda sudah bisa kembali melakukan perjalanan, lautan Indonesia sudah menanti Anda untuk menawarkan keindahannya.

Cara ini juga bisa menjadi salah satu solusi untuk Anda tetap membantu para pekerja di sektor wisata bahari, khususnya selam yang terpukul dengan adanya pandemi ini.

Industri selam rekreasi nyaris mati karena pembatasan perjalanan. Saat ini hampir seluruh tempat wisata telah secara resmi ditutup untuk menghindari peyebaran virus tersebut. Labuan Bajo, Raja Ampat dan bahkan Kepulauan Seribu pun tidak dapat dikunjungi wisatawan. Karena itu, dengan mengikuti kursus diving secara daring maka Anda ikut membantu menyelamatkan wisata selam dari situasi yang sulit ini. (end)

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi member kami di : http://puwsi.org/industri/